Saham GOTO BBCA dan BUMI Dominasi Transaksi Bursa 4 Mei 2026

Saham GOTO BBCA dan BUMI Dominasi Transaksi Bursa 4 Mei 2026

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 4 Mei 2026, mencatatkan volume transaksi yang signifikan pada sejumlah saham unggulan. Berdasarkan data resmi, saham GOTO, BBCA, dan BUMI menjadi tiga emiten dengan nilai transaksi paling tinggi sepanjang sesi.

Dilansir dari Market, total nilai transaksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menembus angka Rp1,32 triliun. Posisi ini menempatkan perusahaan teknologi tersebut di urutan teratas daftar transaksi harian.

Menyusul di peringkat kedua, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp1,22 triliun. Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menempati posisi ketiga dengan perolehan transaksi senilai Rp766,79 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri menutup perdagangan dengan performa positif. Indeks komposit tersebut menguat 0,22 persen atau naik 15,14 poin menuju level 6.971,95, setelah sempat menyentuh posisi tertinggi di 7.069,69.

Daftar Saham Paling Aktif Berdasarkan Nilai Transaksi 4 Mei 2026
Nama EmitenKode SahamNilai Transaksi
GOTORp1,32 TriliunBBCA
Rp1,22 TriliunBUMIRp766,79 Miliar

Pergerakan Saham Big Caps dan Top Gainers

Di jajaran saham dengan kapitalisasi pasar besar atau big caps, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatat lonjakan 3,23 persen ke level Rp3.840. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) juga tumbuh 3,14 persen menjadi Rp4.600.

Penguatan indeks turut didorong oleh kenaikan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar 2,85 persen ke Rp2.890. Selain itu, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terapresiasi 1,78 persen ke angka Rp8.600.

Untuk kelompok saham yang mengalami kenaikan tertinggi, PT Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP) memimpin dengan lonjakan 34,85 persen ke Rp89. PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) menyusul dengan pertumbuhan 34,83 persen menjadi Rp120 per saham.

Meski indeks menguat, data perdagangan menunjukkan sebanyak 357 saham melemah, 327 saham menguat, dan 134 saham stagnan. Total kapitalisasi pasar di bursa tercatat mencapai angka Rp12.438 triliun.

Beberapa saham justru mengalami penurunan tajam, seperti PT Sidomulyo Selaras Tbk. (SDMU) yang merosot 14,29 persen ke Rp108. PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) juga melemah 14 persen menjadi Rp86 per saham.

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, menjelaskan bahwa IHSG sempat mengalami penguatan tipis sebesar 0,16 persen pada penutupan perdagangan sesi pertama di level 6.968,52.

Dari sisi teknikal, Valdy mengamati adanya pembentukan histogram negatif MACD yang cenderung mengecil. Indikator stochastic RSI juga terpantau sudah berada pada area jenuh jual atau oversold.

"Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi konsolidasi dalam rentang level 6.950 hingga 7.050 pada perdagangan sesi dua hari ini," kata Valdy.

Artikel terkait

Rekomendasi