Tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya diduga terinfeksi Andes Hantavirus di atas kapal pesiar MV Hondius yang kini tertahan di perairan dekat Cape Verde. Dilansir dari Detik Health, kapal yang mengangkut sekitar 150 orang dari 23 negara tersebut menghadapi situasi darurat setelah berlayar dari Argentina sekitar satu bulan lalu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan sampel medis terhadap para penumpang. Muncul dugaan dari pihak WHO bahwa virus yang umumnya disebarkan oleh hewan pengerat ini telah menyebar antarmanusia di dalam kapal tersebut.
Jake Rosmarin, salah satu penumpang asal Amerika Serikat, mengungkapkan tekanan emosional yang dialami oleh mereka yang terjebak di dalam kapal pesiar mewah tersebut.
"Kami bukan hanya sebuah cerita. Kami bukan hanya berita utama, kami adalah orang-orang dengan keluarga, dengan kehidupan, dengan orang-orang yang menunggu kami di rumah," kata Rosmarin.
Pria tersebut menekankan bahwa ketidakpastian mengenai kepulangan dan status kesehatan menjadi beban terberat bagi seluruh penumpang saat ini.
"Ada banyak ketidakpastian dan itu adalah bagian tersulit. Yang kami inginkan saat ini hanyalah merasa aman, memiliki kejelasan, dan pulang," ujar Rosmarin.
Meski sempat emosional, Rosmarin kemudian memberikan informasi terbaru mengenai kondisi fisik dan layanan yang ia terima selama masa karantina di kapal.
"Saya merasa sehat, menghirup udara segar dan terus mendapatkan makanan dan perawatan yang baik dari kru, hanya mencoba untuk fokus pada hal positif," kata Rosmarin.
Di sisi lain, penumpang bernama Kasem Hato memberikan perspektif berbeda dengan menyebutkan bahwa kondisi di dalam kapal tetap terkendali bagi mayoritas penumpang lainnya.
"Meskipun reaksinya valid, itu tidak mewakili situasi di kapal, semua orang lain (148 dari 149) tetap tenang, situasinya terkendali dan kami hanya berharap mereka yang sakit segera pulih," tulis Hato.
Pihak operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan komitmennya untuk mempercepat prosedur evakuasi medis dan pemeriksaan bagi seluruh individu di atas MV Hondius. Berdasarkan laporan pada hari Rabu, tiga pasien yang diduga terinfeksi telah berhasil dievakuasi ke Belanda untuk mendapatkan perawatan intensif.
Protokol kesehatan ketat kini diberlakukan di area kapal, termasuk kewajiban mengenakan masker, menjaga jarak sosial, dan penggunaan sanitasi tangan secara rutin. Rekaman visual dari lokasi menunjukkan transformasi ruang santai kapal yang mewah menjadi area pemeriksaan medis oleh petugas yang mengenakan alat pelindung diri lengkap.