Pemenuhan hidrasi yang tepat menjadi kunci utama bagi masyarakat urban dalam menjaga performa harian agar tetap prima. Rutinitas yang padat seperti berpindah ruang rapat, menggunakan transportasi umum, hingga melakukan olahraga berat dapat menguras cairan tubuh secara signifikan.
Kebutuhan konsumsi minuman isotonik yang ideal kini dapat disesuaikan dengan aktivitas harian. Dilansir dari Medcom, pakar gizi klinik dan praktisi gaya hidup sehat dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K membagikan panduan mengenai waktu terbaik untuk menghidrasi tubuh.
Bergerak aktif tidak selalu merujuk pada kegiatan olahraga di dalam ruangan kebugaran. Mobilitas harian masyarakat perkotaan yang tinggi tanpa disadari memicu pengeluaran cairan tubuh melalui urine, embusan napas, hingga keringat.
Dokter Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K selaku Spesialis Gizi Klinik memberikan penjelasannya saat peluncuran Powerade.
"Keluar dari rumah, sudah mulai aktif karena harus mengejar bus biasanya. Kejar bus, kejar KRL... aktifnya sudah ada. Aktif untuk kita bukan hanya sekadar soal olahraga di gym saja, tetapi the whole life yang kita lakukan di kehidupan sehari-hari itu sudah merupakan aktif yang sesungguhnya," ujar dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K.
Konsumsi isotonik di sela-sela jadwal yang padat sangat dianjurkan untuk mencegah tubuh kehabisan energi sebelum aktivitas selesai. Langkah ini membantu menjaga stamina hingga penghujung hari.
Aturan Konsumsi Cairan Saat Olahraga
Sebuah kesalahan fatal yang sering terjadi saat berolahraga adalah menunda minum sampai tenggorokan terasa sangat kering. Kebutuhan hidrasi sebaiknya dipenuhi secara berkala dan tidak menunggu datangnya rasa haus.
Waktu yang direkomendasikan untuk meminum cairan isotonik terbagi menjadi tiga fase. Konsumsi dilakukan sedikit demi sedikit sebelum latihan dimulai, di sela-sela waktu istirahat antardisk, serta setelah olahraga untuk mempercepat pemulihan.
Pengaturan waktu hidrasi yang konsisten sepanjang hari memberikan pengaruh besar terhadap kualitas hidup pada malam hari. Tubuh akan terhindar dari kelelahan ekstrem setelah pulang beraktivitas karena hidrasi fungsional yang terjaga dengan baik.