Waskita Karya Renovasi Mataf Masjidil Haram Senilai 59 Juta Riyal

Waskita Karya Renovasi Mataf Masjidil Haram Senilai 59 Juta Riyal

PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus memperkuat ekspansi infrastruktur di kawasan Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi. Perusahaan konstruksi milik negara ini memiliki lisensi operasional lengkap untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek strategis di luar negeri.

Salah satu proyek monumental yang berhasil diselesaikan oleh Waskita Karya adalah renovasi area terbuka yang mengelilingi Ka'bah atau mataf di Masjidil Haram, dikutip dari Detik Finance.

Proyek yang dikerjakan pada 2013 tersebut merupakan bagian dari perluasan King Abdullah Makkah Extension (KAME). Nilai kontrak pengerjaan fasilitas ibadah ini mencapai 59 juta riyal Saudi.

Tujuan utama dari perluasan ini adalah meningkatkan kapasitas tampung area agar umat Muslim dapat beribadah dengan lebih tenang dan nyaman. Terlebih saat musim haji, wilayah suci ini dipadati jutaan jemaah global, termasuk asal Indonesia yang mendominasi hingga 221 ribu orang.

"Sebelumnya mataf hanya dapat menampung 48 ribu jemaah, namun setelah direnovasi bisa memuat hingga lebih dari 105 ribu jemaah. Bagi Waskita, memperluas Mataf Masjidil Haram bukan sekadar mengerjakan proyek, tapi wujud komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi dunia internasional, apalagi Masjidil Haram merupakan tempat suci dan spiritual yang selalu menjadi tujuan masyarakat dunia," ujar Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

Ermy Puspa Yunita menuturkan, metode yang digunakan dalam menyelesaikan proyek ini yaitu formwork slab dan cantilever beam yang berfungsi sebagai acuan atau cetakan sementara untuk membuat struktur beton sesuai desain yang diinginkan, sehingga lebih presisi dan menghemat waktu serta biaya. Berikutnya pada bekisting atau cetakan sementara dinding baloknya menggunakan panel baju, lalu bagian bawahnya memakai triplek dan peri kayu.

Selain renovasi mataf, Waskita Karya telah merampungkan sejumlah infrastruktur penting lainnya di Arab Saudi dalam beberapa dekade terakhir.

Pada 2009, perusahaan menyelesaikan pembangunan King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College di Riyadh senilai 50 juta riyal Saudi. Disusul kemudian oleh proyek King Saud Fitness College pada 2011 dengan nilai kontrak 16 million riyal.

Antara tahun 2010 hingga 2012, emiten konstruksi ini juga sukses mendirikan gedung 31 lantai di kawasan King Abdullah Financial District (KAFD). Fasilitas publik lain seperti Jeddah Flyover dan King Faisal Specialist Hospital di Jeddah juga masuk dalam daftar portfolio mereka.

"Pembangunan sejumlah proyek di Arab Saudi memperkuat posisi Waskita Karya sebagai perusahaan kontraktor yang telah berpengalaman selama 65 tahun mengerjakan lebih dari 100 infrastruktur dalam 10 tahun terakhir, seperti gedung pencakar langit, masjid, sekolah, infrastruktur konektivitas, bandara, infrastruktur air, dan sebagainya. Tidak hanya secara nasional tapi juga internasional," kata Ermy Puspa Yunita.

Ke depannya, Waskita Karya berkomitmen untuk terus membidik peluang proyek mancanegara baru di kawasan Timur Tengah melalui skema kemitraan strategis.

Artikel terkait

Rekomendasi