CEO Whitesky Group Denon Prawiraatmaja mengumumkan rencana pembangunan heliport kedua di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 2027 guna memperkuat ekosistem Urban Air Mobility (UAM). Proyek ini diproyeksikan menjadi pendukung utama transportasi udara untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagaimana disampaikan dalam diskusi di Jakarta Selatan, Selasa (12/05/2026).
Fasilitas di Balikpapan tersebut akan menjadi pusat operasional vertikal kedua perusahaan setelah lokasi pertama di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mulai berfungsi secara penuh. Rencana ekspansi jaringan transportasi udara ini dilansir dari Kompas sebagai langkah strategis Whitesky Group hingga akhir dekade ini.
"Tahun 2027 kita establish, kita punya heliport yang kedua di Balikpapan," kata Denon Prawiraatmaja, CEO Whitesky Group.
Denon menjelaskan bahwa perusahaan juga menargetkan perluasan jaringan heliport ke wilayah Sulawesi dan Sumatera hingga tahun 2030 mendatang. Hal ini didasari oleh kondisi geografis Indonesia yang memerlukan konektivitas udara efisien antarwilayah.
Pemanfaatan armada udara vertikal ini dipandang memiliki potensi besar untuk melayani sektor logistik, pertambangan, hingga pariwisata di daerah terpencil. Denon memberikan perbandingan mengenai fungsi serupa yang telah diterapkan secara luas di pasar internasional.
"Di Amerika Serikat dan Eropa, helikopter itu fungsinya banyak sekali. Untuk evakuasi medis, logistik, pertambangan, transportasi kota," kata Denon Prawiraatmaja, CEO Whitesky Group.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam membangun regulasi yang tepat bagi industri penerbangan visual. Selain infrastruktur darat, Whitesky Group juga tengah mempersiapkan teknologi kendaraan udara lokal.
UAM produksi dalam negeri bernama Vela dijadwalkan akan menjalani uji terbang perdana pada tahun ini sebelum diperkenalkan ke publik secara resmi. Kendaraan udara masa depan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian teknologi transportasi Indonesia.
"Tahun ini Vela akan test flight, akan mulai melakukan uji coba dan sebagainya full scale UAM," ujar Denon Prawiraatmaja, CEO Whitesky Group.
Penyiapan teknologi ini bertujuan agar Indonesia mampu menjadi produsen sekaligus penerima manfaat ekonomi di sektor industri dirgantara. Pengembangan UAM nasional diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baru dan mendukung sektor lepas pantai serta layanan darurat medis.