PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA melakukan perombakan besar pada struktur kepemimpinan perusahaan yang meliputi jajaran dewan komisaris hingga dewan direksi pada Selasa (12/5/2026). Dalam perubahan organisasi ini, I Ketut Pasek Senjaya Putra resmi diangkat sebagai Direktur Utama untuk menggantikan posisi Agung Budi Waskito.
Perubahan posisi ini juga menyasar sektor keuangan dan manajemen risiko di internal perusahaan konstruksi pelat merah tersebut. Dilansir dari Detik Finance, Mulyadi kini menduduki posisi Direktur Keuangan guna menggantikan Sumadi, sementara Vera Kirana ditunjuk sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal menggantikan Fafan Khoirul Fanani.
Pihak manajemen melalui kanal komunikasi resmi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru yang akan mengemban tugas di lingkungan WIKA. Selain pengangkatan direksi, perusahaan turut mengonfirmasi pergantian pada level komisaris yang sebelumnya diisi oleh Jarot Widyoko, Rusmanto, dan Firdaus Ali.
"Keluarga besar PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mengucapkan selamat bertugas kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris yang menerima amanah baru," tulis manajemen WIKA, Manajemen.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi di akun media sosial perusahaan bersamaan dengan pengumuman restrukturisasi ini. Manajemen juga memberikan penghormatan kepada para pimpinan terdahulu atas kerja keras mereka selama menjabat.
"Serta menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris sebelumnya atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan bagi WIKA. Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa WIKA terus tumbuh, memberikan kinerja terbaik, dan melangkah berkelanjutan ke depan," ujar WIKA, Manajemen.
Melalui perombakan ini, perusahaan berharap kepemimpinan baru dapat menjaga keberlanjutan performa korporasi di masa mendatang. Struktur pengurus yang baru dibentuk untuk memperkuat tata kelola perusahaan di berbagai lini operasional dan manajerial.