PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berhasil membukukan nilai penyaluran pembiayaan syariah sebesar Rp48,7 miliar pada kuartal I-2026. Capaian dari emiten pembiayaan ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kinerja yang positif tersebut dilansir dari Keuangan pada Jumat (22/5/2026). Potensi segmen pembiayaan berbasis syariah di Indonesia dinilai masih sangat besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ekosistem halal nasional.
"Perusahaan menilai bahwa peluang bisnis pembiayaan syariah di Indonesia masih sangat besar," kata Direktur WOM Finance merangkap Corporate Secretary Cincin Lisa Hadi.
Guna menangkap peluang bisnis tersebut, WOM Finance menyiapkan sejumlah langkah taktis. Strategi yang akan dijalankan meliputi perluasan jaringan distribusi, peningkatan edukasi, serta penguatan kolaborasi dengan industri halal.
Perusahaan pembiayaan ini juga berupaya memperbanyak diferensiasi produk guna memperluas pangsa pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen. Upaya ekspansi tersebut dilakukan di tengah kondisi industri pembiayaan syariah multifinance nasional yang saat ini masih mengalami pertumbuhan lambat.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), segmen pembiayaan syariah nasional tercatat hanya tumbuh sebesar 0,61 persen. Pangsa pasar untuk lini tersebut juga baru mencapai kisaran 6 persen pada kuartal I-2026.
Lambatnya pertumbuhan segmen ini dipengaruhi oleh sejumlah tantangan domestik maupun global. Cincin Lisa Hadi memaparkan faktor pembayung tersebut meliputi rendahnya literasi keuangan syariah hingga persaingan ketat dengan pembiayaan konvensional.
Meski menghadapi tantangan fluktuasi ekonomi global dan domestik, WOM Finance tetap berkomitmen memperkuat posisinya. Evaluasi terhadap potensi-potensi baru akan terus dilakukan secara berkala demi mendorong pertumbuhan pangsa pasar pembiayaan syariah perusahaan.