Telkom Indonesia bersama Singtel selaku pemegang saham Telkomsel resmi menunjuk Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Telkomsel yang baru pada Jumat (29/5/2026). Pengangkatan tersebut bakal efektif berlaku mulai 1 Juni 2026, sedangkan posisi dewan komisaris dan direksi lainnya dipastikan tidak berubah.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penegasan komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola serta kepemimpinan strategis. Penyesuaian ini juga ditujukan untuk menjawab dinamika industri telekomunikasi sekaligus mempertahankan profitabilitas dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, seperti dilansir dari Detik iNET pada Minggu (31/5/2026).
"Langkah ini sejalan dengan arah pemulihan sektor telekomunikasi pasca konsolidasi, di mana kompetisi bergeser ke pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan," ujar VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.
Guna mempertahankan kepemimpinan di industri, Telkomsel terus mempercepat pertumbuhan core connectivity melalui investasi berkelanjutan pada jaringan 5G. Perusahaan juga memperluas layanan konvergensi dan solusi digital untuk segmen consumer serta enterprise, di samping mengoptimalkan teknologi berbasis AI untuk efisiensi layanan.
"Dengan strategi ini, Telkomsel bertekad menciptakan ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan," pungkas Abdullah Fahmi.